Rabu, 01 Agustus 2012

Sepeda Polygon Galleon


Sepeda Polygon Galleon ini saya pakai selama setahun, kali ini saya review Galleon nya dan kesan saya terhadap sepeda hybrid.


Foto di atas diambil waktu pertama kali ikut nite ride bersama komunitas Bike To Work, di saat itu Malaysia sedang berusaha untuk mengklaim Batik, dan kita gowes bersama malam malam pakai Batik. Kita tunjukkan Batik itu milik kita bangsa Indonesia!

Seperti saya bilang di post saya sebelumnya sepeda polygon galleon ini pertengahan antara MTB dan sepeda balap, lebih tepatnya MTB tapi bannya bukan 26" tapi 700c. Ban 700c biasa dipakai di sepeda balap, cyclo cross ataupun 29ers. Dan hibrid bukanlah 29ers! Simplenya dengan ban 700c bisa melaju lebih kencang, ban yang dipakai di sini berukuran 700x38 yang mana lebih tebal daripada ban yang dipakai sepeda balap yaitu 700x23, efeknya bisa melibas trotoar dengan mudah di saat macet, tapi di jalan raya tetap tidak bisa lebih kencang dari 700x23, karena efek rolling resistance Selain itu kalau dibanding dengan MTB, sepeda ini memakai flat bar dan bukan riser bar, efeknya kita mendapat posisi lebih nunduk, lebih aerodinamis kalo kata roadies mah.

Fork depan yang dipakai memiliki shock absorber, gronjalan di jalan jadi nggak terlalu terasa dikombinasikan dengan ban 700x38 rasanya muluuuus. Ini hal yang paling terasa waktu saya ganti ke roadbike. Di roadbike digunakan fork rigid supaya tidak ada tenaga yang hilang akibat shock. Drive trainnya dipakai drive train MTB yaitu Shimano Deore, shiftingnya mulus, apalagi dikasih shifter dan brake yang menyatu seperti di road bike tapi masih tampilan MTB, maksudnya ? shiftingnya pake brake lever dinaikin dan diturunin, crank dipasang 48/38/28 .. mendekati road bike, sprocket nya 11-32 enak buat nanjak tapi kl buat di jalan raya, rasio nya terlalu jauh. Kadang terasa tll ringan tapi stelah shifting tapi kok masih keberatan.

Berhubung sepeda polygon galleon ini belum pernah dipakai main cross country (XC) jadi tidak bisa review dari sisi MTB nya.

Kesimpulannya: sepeda ini benar benar di tengah, MTB bukan, roadbike juga bukan. Bisa melibas jalanan rusak tapi nggak sejago MTB, bisa buat ngebut tapi nggak secepat roadbike. Karena habitat saya di jalan raya dan saya punya impian untuk bisa gowes secepat motor, saya putuskan saya jual sepeda ini dan ganti ke Specialized Allez.

Tidak ada komentar: