Kamis, 02 Agustus 2012

Tips memilih sepeda

Kalau kita lihat sekilas di jalanan di pagi hari di mana banyak orang yang bersepeda ke kantor, kebanyakan yang terlihat itu MTB dan sepeda lipat. Sebenarnya ada banyak sekali tipe sepeda yang beredar di pasar, ada MTB, road bike, sepeda lipat, city bike, cruiser, dan variasinya. Saya coba kelompokkan menjadi 3 group, yaitu:
1. MTB
2. Roadbike
3. Lifestyle

MTB atau Mountain Bike atau bahkan waktu saya masih SMP dulu dikenal dengan nama sepeda Federal (salah kaprah sih, Federal itu mereknya) sepeda yang paling umum ditemui di jalan dan toko - toko. Keunggulan sepeda ini adalah kemampuannya melibas aneka lahan, baik itu jalan mulus, berbatu, terjal, tanjakan, lumpur. Biasa dilengkapi dengan suspensi depan dan kadang juga belakang (istilah kerennya 'fullsus').


Roadbike atau biasa dikenal dengan nama sepeda balap, biasa dipakai untuk kebut kebutan di jalan raya (istilah kerennya tarkam, alias tarikan kampung). Kebanyakan sepeda yang dilengkapi dengan drop bar disebut sebagai road bike, namun sebenarnya ada beberapa varian dari road bike: time trial, cyclo cross, touring. Masing - masing sesuai dengan peruntukannya dan tidak bisa dengan mudah dikonvert untuk dijadikan mode lain. Sepeda time trial dipakai untuk event Individual Time Trial di mana seseorang berpacu dengan waktu untuk rentang jarak tertentu. Cyclo Cross sendiri didesain untuk medan berlumpur, dilengkapi dengan ban agak gendut (700x28-38) dan rem Cantilever ataupun Disc brake untuk memungkinkan pengereman di kondisi sepeda sudah penuh dengan lumpur. Dan sepeda touring didesain dengan ban 26" supaya mudah mendapatkan gantinya kalau sedang touring ke pedalaman, drop bar untuk mendapatkan banyak posisi tangan, dan juga didesain untuk membawa beban banyak (40kg++)

Untuk lifestyle itu kategori di mana sepeda bukan MTB, bukan pula sepeda balap. Di kategori ini terdapat sepeda hybrid, yang mana pernah saya ulas di sini. Ada pula city bike atau biasa dikenal sebagai sepeda kranjang. Ada pula sepeda cruiser seperti pada gambar disamping, efektif sekali untuk bersepeda di tempat berpasir seperti pinggir pantai.



Ada sepeda begitu banyak lalu gimana milihnya ya ? Untuk panduan, saya siapkan kuesioner berikut
1. Sepedanya akan dipakai untuk apa? Commuting/Balapan/Touring
2. Jalanan seperti apa yang akan dilalui? Aspal mulus, aspal rusak, berbatu, berlumpur, nanjak, nurun
3. Apakah akan full ditempuh dengan sepeda ataukah akan mix dengan sarana transportasi lain seperti bus, angkot dan kereta api?
4. Anda boleh beli berapa sepeda?

Mayoritas orang memakai sepeda untuk keperluan sehari - hari, beli nasi padang, dan ngantor dan kebanyakan yang dilalui itu aspal mulus. Untuk keperluan seperti ini di mana barang bawaan tidak banyak dan yang dilalui jarang jalanan rusak, saya sarankan pakai MTB ataupun City bike atau sepeda keranjang.

Untuk mereka yang suka balapan di jalan raya, harga mati tidak bisa ditawar yaitu road bike atau sepeda balap. Yang balapan di trek seperti JPG ya jelas pakai MTB. Yang suka touring, pakai sepeda touring, lebih lanjut soal touring akan dibahas di post lain.

Jalanan yang ditempuh menentukan ban apa yang dipakai, untuk jalanan aspal mulus, paling baik memakai ban yang slick atau semi slick dan lebar tapaknya kecil seperti 700x23-25 yang dipakai di sepeda balap ataupun ban 26x1" yang dipakai di MTB, ban dengan diameter kecil memiliki rolling resistance minimum, artinya bisa melaju lebih cepat. Kalau biasa naik - naik ke trotoar paling tidak bannya harus lebih lebar, sekitar 26x1.5" atau 700x32-38 seperti yang ada di sepeda cyclo cross.

Kalau ada mix commuting, disarankan memakai sepeda lipat, sepeda lipat ada 3 macam yaitu yang berbentuk MTB, road bike dan ... yang tidak mirip keduanya seperti yang di gambar disamping ini. Sepeda seperti disamping ini bisa dilipat paling kecil dan dalam tempo sesingkat mungkin. Sementara yang berbentuk MTB sekalipun bisa dilipat tapi tetap besar, dan yang berbentuk road bike biasa bukan dilipat tapi dicerai beraikan. Hati - hati bila memilih sepeda lipat, pastikan anda bisa melipat dengan baik dan mengembalikannya ke kondisi semula. Semakin mahal sepedanya, semakin bagus kualitas engselnya. Saya pernah mencoba melipat sepeda lipat di sebuah pusat perbelanjaan terkenal yang seharga 700rb an, engselnya kurang baik, ada yang sesudah dilipat sulit dikunci ada yang sesudah dikunci sulit dibuka. Untuk sepeda lipat saya rekomendasikan merk Dahon, Downtube dan Bike Friday.

Berikut sebuah video bagaimana 'menceraiberaikan' sebuah sepeda yang dilengkapi dengan SS coupler


Pertanyaan yang biasa saya temui adalah: Bisa nggak saya punya 1 sepeda tapi bisa semua ? Kalau pertanyaannya diajukan 3 tahun lalu, saya jawab tidak, sebaiknya kamu beli 1 sepeda untuk 1 peruntukan. Kenapa ? karena tidak efektif, sepeda hybrid tidak bisa melaju secepat road bike dan tidak bisa melibas semua lahan. Kalau sekarang? saya jawab bisa. Yang mana? tunggu post saya berikutnya yah.

UPDATE: saya sudah menyiapkan jawaban untuk pertanyaan di atas, silahkan disimak

Terima kasih sudah membaca.

11 komentar:

Evie Permata Sari mengatakan...

Terima kasih ulasannya.. mencerahkan..

salam
evie

Andre Prasetya mengatakan...

Sama - sama nte, artikel - artikel saya dibuat untuk berbagi informasi. Silahkan dishare kalau ada yang perlu.

Nida Tarnidha mengatakan...

nice info... tanya om, kalo seli dipake untuk touring gimana? komponen apa saja yang perlu diupgrade?

salam,
nana

dyas saputra mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
dyas saputra mengatakan...

om mau tanya ?
saya pengguna sepeda merek Pacific Exotic 200. Kira2 kalu saya ingin mengganti full bagian transmisi beserta gearnya,yang cocok itu spesifikasinya yang bagaimana ?
soalnya dengan transmisi bawaan pabrik,saat d jalan datar gowesan sepeda masih terasa berat dan kurang cepat.
mohon pencerahannya.

salam,
dyas

Andre Prasetya mengatakan...

Pertama tama, maaf lama baru balas komentar karena saya jarang online di sini, pertanyaan bisa lebih cepat dijawab kl saya dinotifikasi via twitter @andnej

@Nida
Untuk touring... pertama tama perlu ada rack belakang yang mumpuni, saya sarankan Topeak Super Tourist. Lalu cek ban, kalo daerah yang dilalui terjal atau bahkan banyak truk atau langganan macet, pastikan ban nya tapak lebar. Sebetul nya yang diperlukan lainnya itu rem, paling baik kalau pakai disc brake tapi ntah ada nggak seli yg ber disc brake

dan touring itu yang paling penting adalah niatnya

@Dyas
Kalo di jalan datar berasa berat, coba ban nya dipompa sampai sesuai psi maksimum, ban yang kurang angin bikin berat, lalu gearing diset paling ringan. Dan terlebih penting lagi upgrade dengkul dengan cara sering sering gowes, nanti lama lama malah keentengan.

kaka botakz RADICALIZM mengatakan...

info menarik nih...mau tanya mas,saya pengguna mtb PACIFIC,sudah lebih dari 3 tahun,saya pakai B2W setiap hari(kalo ga hujan lho...) ,2 kali sebulan saya pakai main offroad di trek tanah,berbatu,lumpur...dg group set masih bawaan dari pabrik,selama ini sih blm ad kendala,karena sebelum dan sesudah memakai saya selalu rawat dan setting ulang,yg mau saya tanya mas apakah ada waktu yg sesuai untuk mengganti group set,atau salah satunya...terima kasih mas

dika kangprabu01 mengatakan...

Sama agan kaka selama kurang lebih 3 taun saya juga pakai pasifik belum ada kendala suka pake saya ngantor,xc,traill,makadam dan touring pun saya pakai malah masih ori bawaan pasifik..aman aman aja,
Buat kendala merasa berat digowes bener apa kAta MAS ANDRE setingan ban karna kurang angin.
Buat kaka masalah waktu buat mengganti grub set gakan ada waktunya selama kita bisa merawat..paling cuman cek keadaan kanpas rem nya.

kai utuh mengatakan...

Saya mau nanya bang,kalo saya beli sepeda hybird thrill volare 2.0

Andre Prasetya mengatakan...

"If it ain't broken, don't fix it"

Kalau tidak ada masalah, tidak perlu diganti grup set nya. Biasa keperluan ganti grupset itu sejalan dengan kebutuhan dan momen, seperti misalnya perlu gigi dengan rasio lebih rapat supaya lebih enak buat ngebut, atau ada kebutuhan buat pakai single speed chain ring tapi mau rasio gigi tetap enak, apalagi setelah turunnya THR...

Seperti kata Dika juga, kampas rem perlu di cek, selain itu rantai perlu dicek dan diganti secara periodik sebelum merusak gigi belakang

Lestariann mengatakan...

Hallo om..mw minta masukan nih..
Saya tinggal dikampung ingin pakai sepeda buat kerja,jarak dekat. Jalanan aspal tapi ga selalu mulus, lebih sering rusaknyanya. Jalananny jg banyak naik turunnya. Saya naksir polygon sierra lite 26, cocok ga kira2 dgn kondisi jalanan sini? Atau ada rekomendasi om jenis sepeda apa yg cocok buat sy?sy suka sepeda yg ada keranjangnya jg sih om.. Terimakasih